Apa itu Petualangan Banyu ??

Petualangan Banyu” adalah PAKET MODUL edukasi lingkungan tematik untuk anak-anak 8-12 tahun. Salah satunya serial film animasi berdurasi pendek (4 - 7 menit) dan permainan.

 

Asal – usul Petualangan Banyu

Dimulai dari satu inisiatif yang sederhana. Pada tahun 2009 Greneration Indonesia (GI) menjadi tuan rumah BERSALING, berbuka sambil ingat lingkungan. Saat itu sudah menjadi kebiasaan bersaling untuk nonton film bersama. Maka, GI berinisiatif membuat edukasi untuk mengajar adik-adik yatim-piatu tentang air dan banjir. Kemudian, Greeneration Indonesia mengajak Komunitas Sahabat Kota (KSK) sebagai orang yang memahami dunia edukasi anak-anak untuk bekerjasama menjalankan inisiatif GI tersebut. Hasil diskusi bersama, muncullah ide untuk membuat film animasi Banyu.

Nama Banyu terbentuk, sesederhana ide film animasi Petualangan Banyu seri pertama yang bertema air. Setelah film Banyu bertema air ini dibuat, KSK mengembangkan modul edukasi tentang air berbasis film Banyu. Kemudian, GI berfikir untuk mengembangkan film Banyu tersebut menjadi serial. Maka, pada tahun 2011 muncullah film Banyu yang kedua bertema sampah yang sudah didesain beserta dengan modulnya. Pada tahun 2012 GI membuat lagi serial Banyu yang ketiga bertema energi dengan konsep yang diperbaharui. Dan terbentuklah Petualangan Banyu dimana Banyu bukan sekedar film animasi, tetapi sebuah modul edukasi yang memiliki film animasi dengan tujuan agar anak-anak mempunyai seorang tokoh (figur) sebagai panutan untuk ramah lingkungan. Petualangan Banyu seri ketiga memakai sistem crowdfunding dan didukung oleh WWF Indonesia.

Pada tahun 2016, Greeneration Foundation (Yayasan yang merupakan bagian dari Greeneration Indonesia) mendapat dukungan dari HSBC Indonesia untuk melakukan aktivasi modul Petualangan Banyu di Negeri Sampah kepada 7 sekolah di Jakarta, Bandung, Bekasi dan Depok. Dengan adanya dukungan ini, maka dibuatlah juga seri terbaru dari Petualangan Banyu yang mengangkat karakter Samsi. Seri ini kembali membawa tema sampah tetapi lebih difokuskan kepada pemanfaatan sampah daur ulang dengan judul "Samsi dan Kotak Daur Ulang"